Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Merangin Kembali Menelan Korban Jiwa, Satu Operator Tewas Tertimbun Bersama Alat Berat

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Merangin Kembali Menelan Korban Jiwa, Satu Operator Tewas Tertimbun Bersama Alat Berat

Spread the love

Merangin (Jambi)-MitraTNI-POLRI.ID

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin kembali menelan korban jiwa. Seorang Operator Alat Berat dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan tanah saat mengupas tanah di lokasi tambang ilegal yang Di Duga Milik Bi dengan menggunakan alat berat,Jenis Excavator merek SANI Peristiwa tragis ini terjadi di kampung limo perbatasan tanjung mudo,kecamatan pangkalan jambu Kabupaten Merangin, pada Minggu (11/10/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan dari warga setempat, insiden bermula saat seorang/operator Alat berat tengah beraktivitas mengupas tanah di area galian yang menggunakan alat berat jenis ekskavator.merk SANI Secara tak terduga, tebing tanah di lokasi tersebut runtuh dan menimbun Alat Berat Excavator dan se orang Operator alat yang berada di Dalam alat berat tersebut.

Warga yang berada di lokasi kejadian langsung bergerak cepat melakukan evakuasi secara swadaya. Dari hasil proses evakuasi tersebut, satu orang korban Menurut keterangan warga setempat adalah warga Medan dan dia adalah seorang orang operator alat berat tersebut saat diketemukan dalam keadaan tidak beryawa.

Sementara itu, pemilik tambang tersebut sampai saat ini belum bisa di hubungi media ini untuk di mintai keterangan.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar menyebutkan bahwa alat berat ekskavator yang beroperasi di lokasi ilegal tersebut diduga kuat milik seorang warga berinisial B. Berdasarkan keterangan warga, B berasal dari Sungai Jering, Kecamatan Pangkalan Jambu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media belum sempat mendapatkan konfirmasi resmi dari pemilik alat berat maupun pengelola lapangan terkait insiden maut tersebut.

Insiden ini menambah panjang daftar kelam korban jiwa akibat aktivitas tambang emas ilegal yang merusak lingkungan di wilayah Merangin. Warga setempat berharap, jatuhnya korban jiwa ini menjadi momentum bagi aparat penegak hukum, khususnya Polres Merangin,

untuk segera turun langsung ke lokasi kejadian di Desa kampung Limo /perbatasan tanjung mudo. Pihak kepolisian diharapkan dapat mengambil tindakan hukum yang tegas dan menangkap cukong atau aktor intelektual di balik aktivitas tambang ilegal yang terus memakan korban tersebut.

 

(Sahrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *