Gunungsitoli (Sumatera Utara)-Mitratni-polri id.
Polsek Gunungsitoli Aloo’a Melalui Kanit Reskrim Aiptu Boi Hendra Zebua dan penyidik pembantu Bersama Kepala desa Serta jajaran pemerintah desa Fadoroyou, tokoh masyarakat Melaksanakan Mediasi Perdamaian di ruang Polsek Gunungsitoli Aloo’a Jumat 19 Juni. 2026.
Berdasarkan surat laporan Saudara Agus Mendrofa di Polsek Gunungsitoli Aloo’a. Sebagai pelapor dan sar.mend sebagai terlapor. Mengingat hasil penyidik Polsek Gunungsitoli Aloo’a pelapor dan terlapor menjalin hubungan sedarah bapak dan anak.
Berdasarkan permintaan terlapor kepada Kanit Reskrim Polsek Aloo’a merasa, menyadari atas perbuatannya kepada pelapor terjadi mediasi secara kekeluargaan.
Perdamaian secara kekeluargaan tidak ada yang merasa dirugikan baik pelapor maupun terlapor, Pihak pelapor memaafkan terlapor mengingat hubungan keluarga hingga terjadi saling memaafkan antara pelapor dengan terlapor.
Terlapor Meminta maaf kepada pelapor atas perbuatannya yang selama ini yang bukan untuk di sengaja berakibatkan dorongan minuman berakohol ( tuak ) hingga menyadari tidak Mengulangi lagi Ungkap Sar Mendrofa dengan nada lembut dan penuh haru! dan terlapor membuat surat perjanjian bahwa atas perbuatan tersebut tidak akan terulang lagi di hadapan Kanit Reskrim Polsek Aloo’a dan kepala desa Fadoroyou.
Pelapor menerima maaf terlapor dan memaafkan terjadi saling berpelukan dan berdamai secara kekeluargaan
Sar. Mendrofa sebagai terlapor berterima kasih yang sebesar besarnya kepada Polsek Aloo’a melalui Kanit Reskrim Polsek Gunungsitoli Aloo’a dan juga kepada kepala desa Fadoroyou atas fasilitas mereka dalam masalah ini dan berterima kasih kepada pelapor telah menerima maafnya hingga terjadi jalinan hubungan keluarga mereka semakin erat.
Kepala desa Fadoroyou bersama Kanit Reskrim Polsek Gunungsitoli Aloo’a memberikan nasehat semangat yang kuat kepada terlapor untuk tidak mengulangi lagi atas perbuatan ada unsur melawan hukum kepada pelapor dan juga kepada orang lain supaya menjadi pengalaman dan perhatian kejadian ini di masa depan mereka Ungkapnya.
Pada saat itu penuh haru disertai dengan semangat yang luar biasa diisi dengan keharmonisan hingga kedua belah pihak terjadi hubungan semakin erat dan saling ber pelukan seperti sediakala. Penulis Yarmend.
