Bundaran Simpang Lima Way Kanan Dilanda Debu Proyek, Warga Mendesak Instansi Terkait Segera Bertindak!

Bundaran Simpang Lima Way Kanan Dilanda Debu Proyek, Warga Mendesak Instansi Terkait Segera Bertindak!

Spread the love

Way Kanan (Lampung)-MitraTNI-POLRI.ID

Kegiatan proyek di ruas Jalan Jendral Sudirman, kawasan Bundaran Simpang Lima Kabupaten Way Kanan menuai keluhan tajam masyarakat. Proyek ini berlangsung tanpa upaya pengendalian debu yang layak, sehingga menimbulkan kepulan debu tebal yang menyelimuti pemukiman sekitar dan jalur lalu lintas setiap harinya.

Dampaknya sangat terasa bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi: banyak yang kini menderita gangguan pernapasan, batuk berkepanjangan, iritasi mata, tenggorokan perih, hingga sakit ISPA. Balita dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan terdampak parah. Rumah, perabotan, dan lingkungan rumah selalu tertutup debu, membuat aktivitas sehari-hari terganggu dan kebersihan sulit dijaga.

Bagi pengguna sepeda motor yang melintas, bahaya mengintai setiap saat. Debu tebal menurunkan jarak pandang secara drastis, permukaan jalan menjadi licin, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan tergelincir atau tabrakan. Selain membahayakan nyawa, debu juga merusak komponen kendaraan dan mengganggu pernapasan pengendara.

Masyarakat mendesak Dinas PUPR/Bina Marga Kab. Way Kanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Inspektorat Daerah, DPRD Kab. Way Kanan, Pemerintah Provinsi Lampung, serta aparat penegak hukum dan instansi pengawas terkait segera turun tangan dan mengambil tindakan nyata:

Segera lakukan penyiraman rutin lokasi dan jalan untuk menekan debu

Pasang rambu peringatan dan pagar pembatas keamanan

Periksa kelengkapan izin proyek, papan identitas pelaksana, jadwal dan anggaran

Berikan penanganan kesehatan bagi warga yang sakit akibat debu

Tegur dan berikan sanksi kepada kontraktor yang lalai kewajiban lingkungan dan keselamatan

Percepat penyelesaian pekerjaan dengan standar aman dan ramah lingkungan

Warga berharap instansi berwenang tidak membiarkan penderitaan ini berlarut-larut, segera turun ke lokasi, verifikasi fakta, dan bertindak nyata agar masyarakat bisa kembali beraktivitas sehat, aman, dan nyaman di lingkungan sendiri.

 

(Editor: Basar rudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *