Konflik Lahan Memanas Mediasi Digelar Usai Tembok dan Pagar Pemilik Dibongkar Orang Tak Dikenal

Konflik Lahan Memanas Mediasi Digelar Usai Tembok dan Pagar Pemilik Dibongkar Orang Tak Dikenal

Spread the love

Makassar (Sulawesi Selatan)-MitraTNI-POLRI.ID

Ketua RW 5 Kelurahan Pampang Ibu Jumriah HM didampingi Ketua RT2 Bpak Ruslan yang Juga Biasa dipanggil Cullang Menggelar mediasi darurat guna meredam konflik warga terkait aksi pembongkaran tembok dan pagar milik bibi Nunung warga RW 5 yang beralamat jalan Pampang 1 lr 3 kelurahan pampang.kecamatan Panakkukang kota Makassar.

Pembongkaran tersebut dilakukan oleh orang tak dikenal yang tiba2 saja muncul dari arah lorong sebelah dari lokasi kejadian.mereka melakukan pembongkaran tembok dan pagar secara sengaja dan bersama-sama dengan jumlah kurang lebih 20 orang yang tidak dikenal membuat ketegangang psikologis diantara warga sekitarnya.

Kejadian ini.terjadi pada Jumat malam 10 Juni 2026 yang diperkirakan waktu kejadiannya sekitar jam 21.30 WITA.diRW 5.Kelurahan Pampang.Kecamatan panakkukang.kota Makassar Sulawesi Selatan.

Langkah mediasi ini diambil untuk mencegah bentrokan susulan yang tidak diinginkan kembali terjadi sehingga mediasi ini ikut melibatkan ketua LPM Sipakainga Bapak Ir Alimuddin Anshar dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat ( FKPM ).Kelurahan Pampang dan juga tokoh masyarakat Bapak Sulaiman,M.Si begitu juga dari pihak Polsek Panakkukang yang dihadiri oleh Bapak Harianto tanpa menyebut pangkat. Saat kami dari media MitraTNI-POLRI tanyakan nama. Beliau juga bersama dengan kawan-Kawan dari Polsek panakkukang.dan sebelum mediasi ini ditutup kami dari media MitraTNI- POLRI Menanyakan kepada beliau tentang solusi penyelesaiannya beliau mengatakan Solusinya adalah memberikan kepada masing- masing pihak untuk mencari jalan keluarnya secara kekeluargaan.kalaupun cara ini belum juga terselesaikan maka harus dibuktikan alashaknya masing-masing yang mereka pegang saat ini.

Disamping itu terkait aksi pembongkaran tembok dan pagar milik Bibi Nunung pihak kepolisian tetap berupaya untuk menyelidiki identitas 20 orang tersebut.dan Harapannya setelah mediasi ini mereka dapat menyelesaikannya dengan damai dan penuh kekeluargaan.

 

Editor ( Syarif@Cus )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *