Samarinda (Kalimantan Timur) MITRATNI-POLRI.ID
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Subandi, menekankan pentingnya kesiapan generasi muda Kaltim dalam menyambut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. Menurutnya, anak-anak muda Kaltim harus mampu berperan aktif dalam berbagai sektor yang akan berkembang pesat di masa depan, mengingat Kaltim akan menjadi “tuan rumah” bagi IKN.
Namun, Subandi merasa prihatin dengan kenyataan bahwa hingga kini, sebagian besar tenaga kerja di IKN masih didatangkan dari luar daerah, sementara generasi muda lokal belum seluruhnya siap mengisi peran strategis yang tersedia.
“Generasi muda kita, khususnya putra-putri Kaltim, jangan sampai hanya menjadi penonton di kampung sendiri,” ungkap Subandi, Minggu (10/11/2024).
“Kita sebagai penyangga IKN harus memastikan bahwa anak-anak kita bisa bersaing dengan sumber daya manusia yang datang dari luar,” pungkasnya.
Subandi melihat adanya kebutuhan yang mendesak untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi anak-anak muda Kaltim agar mereka dapat bersaing dan berkontribusi di tengah perkembangan ekonomi dan pembangunan IKN.
Subandi menekankan bahwa tantangan utama bagi generasi muda lokal saat ini adalah masalah keterampilan, kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penguasaan teknologi. Sehingga, Pemerintah Kota Samarinda dan pemerintah daerah Kaltim pada umumnya harus serius memfasilitasi pengembangan keterampilan pemuda lokal, terutama dalam bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan tenaga kerja di IKN.
“Ini bukan hanya masalah pendidikan formal, tapi juga keterampilan teknis dan keahlian khusus yang harus diasah sejak dini,” ujarnya.
Ia juga mengajak pihak-pihak terkait untuk membuat pelatihan keterampilan bagi generasi muda, seperti keahlian dalam bidang konstruksi, teknik, IT, hingga kewirausahaan yang dapat mendukung ketahanan ekonomi lokal. Dengan begitu, anak-anak muda Kaltim dapat berdaya saing tinggi dan mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang seiring dengan pembangunan IKN.
Subandi berharap dengan adanya upaya peningkatan keterampilan ini, generasi muda Kaltim dapat menjadi tulang punggung pembangunan IKN dan ikut serta dalam proses transformasi daerahnya.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri, Subandi optimistis bahwa anak-anak muda Kaltim akan siap menghadapi tantangan sekaligus peluang besar yang ditawarkan oleh IKN.
Ia yakin, jika SDM lokal memiliki keterampilan dan daya saing yang baik, mereka akan mampu menjadi motor penggerak kemajuan di tanah kelahiran mereka.
“Kita tidak boleh kalah di rumah sendiri. Masa depan IKN ada di tangan generasi muda kita. Mari kita persiapkan mereka sebaik mungkin,” tegasnya.
SUNAWAN BAYU AJI
