Tapanuli Selatan (Sumatera Utara)-MitraTNI!-POLRI.ID
Pembangunan jalan Penghubung antar kecamatan yang di keluhkan masarakat dan jika musim penghujan sering mengakibat kan kecelakaan karna banyak nya genangan air yang membuat pengendara motor roda dua sering kesulitan melewati badan jalan
Jalan penghubung yang menghubungkan tiga kecamatan tersebut, kec.sipirok ,kec arse,kec sipagimbar,jalan penghubung tersebut sudah lama seakan tidak di jamah peogram pemerintah daerah dan propinsi
Dalam penelusuran jurnalis MitraTNI-POLRI.ID dilapangan dan mewawan carai masarakat di sepanjang jalan
J (yang tidak mau identitas di sebut) Mengatakan jalan ini sudah sangat mengganggu dan membuat resah masarakat sekitaran jalan karna disaat musim penghujan jalan akan becek Dan disaat musim kering abu jalanan Sering membuat batuk.
Beliu juga memohon (j) kepada pemerintah daerah ,propinsi dan pusat memohon kiranya memperhatikan keluhan mereka.
Beliau juga menekankan jalan ini menjadi asses penyaluran hasil bumi kami, jalan ini memang jalan satu satunya untuk menjual hasil bumi mereka bisa kami contohkan seperti Kopi,karet,gula aren ,dan padi.
Memang hasil bumi dari kec sipagimbar dan kec arse membawa hasil bumi mereka ke pasar kabupaten yang menjadi pasar sentral di Tapanuli selatan yaitu pasar Sipirok
Harapan warga tentu pemerintah mendengar dan merespon keluhan masarakat sesuai dengan Nawacita
Pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani indonesia
Bagai mana masarakat sejahtra jika hasil bumi mereka sangat sulit di pasar kan ke pasar kabupaten .
Sipirok(Tapanuli selatan)
Penulis PARDOMUAN
Kabiro.Tapsel.
