Sisi Lain Komjen Suyudi di Tengah PROSES Calon KAPOLRI video Atraksi DEBUS Kembali Viral 

Sisi Lain Komjen Suyudi di Tengah PROSES Calon KAPOLRI video Atraksi DEBUS Kembali Viral 

Spread the love

Jakarta (DKI Jakarta)-MitraTNI-POLRI.ID

Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto kini berada di pusat perhatian publik sebagai calon kuat Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun di tengah proses resmi pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut, sebuah video lama yang memperlihatkan Suyudi melakukan atraksi debus justru ikut menyita perhatian warganet.

Video yang beredar di media sosial menampilkan Suyudi dalam sebuah pertunjukan kesenian debus. Dalam potongan rekaman itu terlihat aksi yang dinilai cukup ekstrem, salah satunya memperlihatkan golok yang dibengkokkan menggunakan tangan kosong. Momen ini kembali dibicarakan publik bersamaan dengan menguatnya nama Suyudi sebagai calon pemimpin institusi kepolisian tertinggi.

Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994 dengan rekam jejak panjang di berbagai bidang kepolisian, sebelum akhirnya dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional.

Proses pencalonan digelar Kamis, 1 Oktober 2026, saat Komisi III DPR mengadakan uji kelayakan dan kepatutan setelah menerima Surat Presiden terkait pergantian Kapolri. Di hadapan para anggota DPR, Suyudi memaparkan visi serta rencana kerjanya, termasuk program 100 hari pertama untuk memetakan persoalan di tubuh Polri dan melakukan perbaikan menyeluruh.

Sejumlah prioritas yang disampaikan antara lain: menciptakan ruang publik yang aman, memberantas kawasan rawan narkoba, membasmi judi daring dan penipuan digital, memperkuat layanan darurat 110, meningkatkan pelayanan terhadap korban, serta memperkokoh penyidikan berbasis ilmiah.

Di saat yang sama, publik justru menemukan sisi lain dari sosok Suyudi. Video atraksi debus yang viral memperlihatkan suasana yang sangat berbeda dibanding penampilannya yang berwibawa saat menjalani uji kepatutan di DPR. Aksi membengkokkan golok dengan tangan kosong menjadi bagian yang paling banyak dibagikan dan diperbincangkan.

Perlu dipahami, video tersebut merupakan rekaman masa lalu dalam konteks pertunjukan kesenian, bukan berkaitan langsung dengan tugas atau kebijakan yang akan dijalankan nanti. Namun demikian, di momen pergantian Kapolri yang sedang berlangsung, setiap sisi kehidupan tokoh yang dicalonkan menjadi sorotan publik.

Pada hari yang sama, Komisi III DPR menyetujui Suyudi secara aklamasi sebagai calon Kapolri. Hasil tersebut selanjutnya dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan sebelum diajukan kepada Presiden.

Demikianlah, video lama yang kembali muncul menjadi warna tersendiri dalam perjalanan karier seorang perwira tinggi yang kini berada di ambang posisi paling strategis di institusi Polri. Di sela-sela proses resmi yang serius, masyarakat justru mengenal sosok lain dari calon Kapolri yang mungkin belum banyak diketahui sebelumnya.

 

(Satrio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *