Dugaan Bea Cukai Batam Membiarkan Mafia, Pelabuhan Yang Disegel Tim Intel Kodim 0316 Kembali Beroperasi, Kirim Rokok Dan Miras Ilegal Tanpa Cukai 

Dugaan Bea Cukai Batam Membiarkan Mafia, Pelabuhan Yang Disegel Tim Intel Kodim 0316 Kembali Beroperasi, Kirim Rokok Dan Miras Ilegal Tanpa Cukai 

Spread the love

Batam (Kepulauan Riau)-MitraTNI-POLRI.ID

Ini bukan sekadar kelalaian. Ini dugaan perlindungan.

Pelabuhan di Sengkuang, Batu Ampar, yang digerebek dan disegel oleh Tim Intel Kodim 0316 Batam beserta Bea Cukai Batam akhir November 2025 lalu, kini bebas kembali beroperasi secara liar. Tanpa sidang, tanpa keputusan pengadilan, tanpa izin tertulis, pelabuhan yang seharusnya mati kini jadi pusat pengiriman barang ilegal dalam skala besar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelabuhan tersebut kini dipakai untuk pengiriman sembako, barang paket/jastip, hingga rokok non cukai dalam jumlah besar serta minuman keras beralkoho. Kapal-kapal seperti KM, HW, dan Speed Ferry menjadi armada utama pengangkutannya.

Fakta yang mengganjal yaitu:

  • Pelabuhan ini disegel dan berhenti total sejak digerebek akhir 2025, tanpa sampai ke proses persidangan.
  • Kini aktif kembali mengangkut barang yang diduga melanggar aturan perundang-undangan.
  • Pengelola yang semula diketahui bernama HS, kini muncul nama lain yang terlibat mengelola, ALM, PTA, dan HDR.
  • Tidak ada kejelasan, siapa yang mengizinkan pelabuhan yang sudah disegel ini kembali beroperasi?.

Masyarakat Kota Batam bertanya:

  • Apakah segel dicabut secara resmi? Kapan dan oleh siapa?
  • Siapa yang bertanggung jawab atas aktivitas pengiriman barang yang diduga ilegal ini?
  • Bagaimana pengawasan Bea Cukai dan aparat penegak hukum terhadap lokasi yang sudah tercatat bermasalah?

Hingga saat ini, pihak pengelola maupun Bea Cukai Batam belum memberikan konfirmasi apapun.

Kami meminta Kodim 0316 Batam, Bea Cukai Batam, dan Kepolisian untuk segera menindaklanjuti, memeriksa status izin operasional, menghentikan aktivitas yang mencurigakan, dan memproses pihak-pihak yang terlibat sesuai hukum yang berlaku.

Masyarakat kota Batam menunggu tindakan nyata, bukan keheningan.

Tim investigasi media mitra TNI-Polri.id masih berusaha mengkonfirmasi ke instansi terkait dan tim akan terus mengawal kasus ini.

 

Jurnalis:Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *