Empat Musim Pertiwi: Film Indonesia Karya Kamila Andini Tembus Level Dunia

Empat Musim Pertiwi: Film Indonesia Karya Kamila Andini Tembus Level Dunia

Spread the love

Jakarta Selatan (DKI Jakarta)-mitratni-polri.id

“Habis Gelap Terbitlah Terang.” 

Empat Musim Pertiwi adalah film suspense drama untuk mereka yang pernah merasa tak berdaya, dan berjuang pulang untuk menemukan kembali cahayanya.

Konferensi pers peluncuran poster dan trailer resmi digelar di Studio 2, XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa, 8 September 2026. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026

Empat Musim Pertiwi menjadi satu-satunya film Indonesia yang terpilih sebagai Official Selection Toronto International Film Festival 2026 dan akan turut diputar di Busan International Film Festival (BIFF) 2026.

Diproduksi oleh Forka Films, film ini merupakan produksi terbesar Forka Films sejauh ini dan mencatatkan diri sebagai film Indonesia dengan jumlah executive producer terbanyak sepanjang masa. Empat Musim Pertiwi juga merupakan film hasil kerja sama produksi enam negara: Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Arab Saudi, dan Polandia.

Film ini ditulis dan disutradarai oleh Kamila Andini dan diproduseri oleh Ifa Isfansyah, Jajaran pemainnya antara lain:

Putri Marino, Christine Hakim, Aryo Saloka, Hana Malasan(aktor tuli), Shofia Shireen, Nagra Pakusadewo, Dwika Pradnyana (aktor vitiligo), Maryam Supraba, Hana Aretha, dan Totos Rasiti.

Proses syuting berlangsung hampir sepenuhnya di kawasan Bromo, mulai dari area pemukiman, persawahan, hingga lautan pasir. Melalui pendekatan cross-genre termasuk unsur sci-fi, film ini menyuarakan keresahan sosial dengan balutan kisah personal yang kuat.

Sinopsis;

Setelah 20 tahun, Pertiwi (Putri Marino) akhirnya pulang. Namun kepulangannya tidak disambut hangat oleh warga, bahkan oleh keluarganya sendiri. Hanya Mak Ira (Christine Hakim) dan Bisma (Aryo Saloka) yang menerimanya.

Pertiwi tahu, kepulangannya berarti membuka kembali masa lalu yang pernah membawanya ke jeruji penjara. Namun kali ini ia tidak datang untuk melarikan diri. Ia datang untuk menghadapi empat musim dalam hidupnya musim-musim yang pernah menjerumuskannya ke dalam kegelapan sebelum akhirnya ia menemukan jalan untuk kembali mekar dan melangkah menuju cahaya.

Ikuti informasi terbaru seputar Empat Musim Pertiwi melalui akun Instagram resmi @forkafilms. (Ine,)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *