Pekanbaru (Riau)-MitraTNI-POLRI.ID
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) kembali melaksanakan program Police Goes to School di SMAN 19 Pekanbaru, Jalan Garuda, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, taat hukum, peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., yang bertindak sebagai inspektur upacara bendera. Dalam amanatnya, AKBP Dasril mengajak para pelajar untuk menjadikan disiplin sebagai budaya sejak dini, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Selain memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas, AKBP Dasril juga memperkenalkan sejumlah program unggulan Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, yakni Program RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkisme), Green Policing, Jalur (Jelajah Riau untuk Rakyat), dan RADAR (Riau Damai Anti Cybercrime). Program tersebut diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang taat hukum, peduli lingkungan, serta bijak dalam menggunakan teknologi digital.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai etika berkendara, pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta penjelasan tentang batas usia yang diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor roda dua. Para siswa juga diingatkan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari diri sendiri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap budaya keselamatan dan kepedulian lingkungan, Ditlantas Polda Riau menyerahkan helm berstandar SNI kepada sejumlah pelajar, membagikan tumbler untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membagikan buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai media edukasi. Selain itu, pihak sekolah juga menerima bibit tanaman buah sebagai implementasi Program Green Policing.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, menegaskan bahwa pembinaan kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya yang ditanamkan sejak di bangku sekolah. Kami ingin para pelajar menjadi pelopor keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, tidak mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan usia, serta mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kami optimistis angka pelanggaran dan kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat terus ditekan,” ujarnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Police Goes to School merupakan upaya preventif untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab.
Kepala SMAN 19 Pekanbaru, Agusmir, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya disiplin, keselamatan berlalu lintas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis, penanaman pohon bersama, foto bersama seluruh peserta, serta penegasan komitmen bersama untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Program Police Goes to School diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang menjadi pelopor Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Provinsi Riau.
Editor (Amri Pilko)
