Pelalawan (Riau)-MITRATNI-POLRI.ID
Seorang pekerja PT Srika Putra bernama Robi Cahayadi meninggal dunia saat menjalankan aktivitas pekerjaan di areal perkebunan perusahaan, tepatnya di Divisi 5, Blok 31D–30D, dari arah Poros 3 Pasar Pokok Ketiga, pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh wartawan, korban saat itu sedang melakukan aktivitas pemanenan buah sawit. Dalam kejadian tersebut, korban diduga terkena pelepah yang bergerak mengikuti jatuhnya buah dan mengenai bagian leher sebelah ķiri.
Keterangan mengenai penyebab pasti meninggalnya korban masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang dan pihak terkait. Dari informasi yang disampaikan keluarga, tidak ditemukan luka terbuka yang terlihat pada tubuh korban.
Salah seorang keluarga korban menyampaikan bahwa pihak keluarga masih menunggu proses selanjutnya, termasuk terkait pemulangan dan rencana pemakaman almarhum yang disebut akan dilaksanakan di kampung halaman.
Petugas Keamanan Tiba di Lokasi
Danton keamanan PT Srika Putra menyampaikan kepada wartawan bahwa pihak keamanan baru tiba di lokasi sekitar pukul 11.40 WIB.
“Sekira jam 11.40 kami baru sampai di TKP, Pak,” ujar Danton saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Menurut keterangan tersebut, ketika petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Tim wartawan yang melakukan penelusuran lapangan kemudian melihat kondisi areal tempat kejadian. Dari pengamatan di lapangan, terdapat pohon sawit yang diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 12 meter. Namun, ketinggian pohon maupun kaitannya dengan peristiwa tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis.
Penyebab Kejadian Masih Perlu Dipastikan
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika korban sedang menjalankan aktivitas pekerjaan di areal perkebunan. Meski terdapat keterangan awal mengenai dugaan benturan pelepah, belum dapat disimpulkan secara pasti mekanisme kecelakaan maupun penyebab kematian korban hanya berdasarkan keterangan awal di lapangan.
Pihak perusahaan maupun instansi berwenang diharapkan dapat memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian, prosedur keselamatan kerja yang berlaku, proses penanganan korban, serta langkah selanjutnya setelah kejadian.
MITRATNI-POLRI.ID masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari manajemen PT Srika Putra dan pihak terkait lainnya agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan berimbang.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan awal yang diperoleh di lapangan. Setiap informasi yang masih bersifat dugaan ditempatkan sebagai dugaan dan tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya kesalahan atau pelanggaran oleh pihak tertentu. Prinsip verifikasi dan keberimbangan penting dalam pemberitaan, khususnya untuk informasi yang berpotensi berdampak pada pihak lain.
Redaksi:MITRA TNI-POLRI ID
