140 Dara Pembawa Dulang Menghidupkan Tradisi Potang Balimau Jelang Ramadhan

140 Dara Pembawa Dulang Menghidupkan Tradisi Potang Balimau Jelang Ramadhan

Spread the love

Rokan Hulu (Riau)-MITRATNI-POLRI.ID

Masyarakat adat Kabun menggelar potang bolimau dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 hijriah pada Rabu siang.

Iringan 140 dara pembawa dulang menjadi pusat perhatian dan icon yang unik dari tradisi masyarakat adat Melayu Kabun.

Lain lubuk lain ikannya lain kampung lain pula tradisinya di kenegerian Kabun kabupaten Rokan hulu

Tradisi masyarakat adat Kabun dalam menyambut bulan suci ramadhan Sangatlah unik. seperti yang berlangsung Rabu siang digelar acara potang bolimau uniknya tradisi potang bolimau di Kabun. dirangkai dengan berbagai kesenian seperti budikiu oleh tokoh agama kemudian iringan Ninik mamak sepanjang setengah kilometer oleh dara pembawa dulang 140 dara pembawa dulang berjejer membawa peralatan bolimau sepanjang jalan.

Iringan dara pembawa dulang ini menjadi pusat perhatian ditampilkan juga kesenian silat tradisional khas Kabun yang diperankan orang dewasa ataupun anak anak dari seluruh suku yang ada di desa Kabun.

Tokoh masyarakat Kabun Faizul menyampaikan kegiatan ini bertujuan menyambut bulan suci ramadhan 1447 H dan menjadi momen silaturahmi untuk saling bermaafan menjelang memasuki ramadhan sementara itu. wakil ketua DPRD Rokan Hulu Muhammad Aidi yang juga merupakan salah seorang Ninik mamak di desa Kabun menyampaikan bahwa dari tahun ke tahun pelestarian tradisi adat dan budaya di Kabun semakin berkembang diharapkan pada momen adat kedepannya kesadaran masyarakat akan adat istiadat harus lebih meningkat

Muhammad Aidi, SH yang Bergelar DT. Majolelo juga menyampai pesan kepada generasi muda pada tahun ini agar lebih giat lagi dalam melaksanakan kegiatan ibadah selama dalam bulan suci Ramadhan seperti meramaikan mesjid, tarawih, tadarus, sholat lima waktu berjamaah di masjid, dan menjalan kan ibadah puasa. ,,Pungkasnya,

Acara perlimauan digelar oleh Ninik mamak untuk seluruh anak kemenakan dan agenda ini ditutup dengan lomba panjat pinang untuk generasi muda.

 

Jurnalis Eriadeswati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *