Seorang warga diduga dianiaya di perkebunan milik PT. Sinar Mas, karena dugaan pencurian buah sawit

Seorang warga diduga dianiaya di perkebunan milik PT. Sinar Mas, karena dugaan pencurian buah sawit

Spread the love

Bangka Barat (Bangka Belitung)-MITRATNI-POLRI.ID

Seorang warga Dusun Rumpis Desa Berang Kecamatan Teritif Kabupaten Bangka Barat, dikabarkan mengalami tindakan penganiayaan dgn sejumlah luka luka di sebagian tubuhnya, setelah diamankan oleh yg diduga seorang oknum aparat Brimob, yg diduga juga sebagai penjaga / pengawas area perkebunan tersebut, yg kejadian nya diperkirakan pada malam kamis sekitar pukul 20.00 wib.

Dugaan sementara terkait tertangkap melakukan pencurian buah sawit milik perkebunan PT. Sinar Mas tersebut.

Berdasarkan informasi yg didapnat, warga tersebut mengalami tindakan kekerasan penganiayaan pisik setelah diamankan oleh oknum yg diduga sbg Brimob yg jg merangkap sbg penjaga atau pengawas perkebunan tersebut.

Peristiwa ini menuai perhatian serius dari masyarakat terlebih keluarga korban.

Titik Rusmi, istri dari korban mengaku sangat sedih dan tidak terima suaminya diperlakukan tdk manusiawi dan di luar prosedur hukum yg berlaku.

Menurutnya apabila memang suaminya terbukti melakukan pencurian, maka seharusnya hrs dilakukan sesuai mekanisme dan prosedur hukum yg berlaku, bukan dgn tindakan arogansi, main hakim sendiri, serta mengabaikan azas praduga tak bersalah.

Saya hanya meminta keadilan utk suami saya, dan kalau memang bersalah dan terbukti, silahkan di proses hukum yg benar dan berkeadilan, bkn dgn penganiayaan ujar Titik dgn nada sedih.

Dia sangat sedih sekali melihat kondisi tubuh suaminya yg mengalami sejumlah luka luka akibat tindakan kekerasan penganiayaan.

Dan berharap sekali utk mendapat perhatian dan keadilan dari pihak pihak penegak hukum.

Kasus ini pun menjadi perhatian dan perbincangan serius dari warga masyarakat sekitar, dan juga berharap agar mendapat penjelasan ataupun konfirmasi resmi dari pihak pihak yg terkait, dan juga meminta agar proses hukum dapat berjalan secara transparan, jujur, adil dan profesional, sehingga tidak akan menimbulkan keresahan serta ketakutan lagi di tengah tengah masyarakat.

Hingga berita ini dirilis, belum ada didapat penjelasan maupun konfirmasi baik dari pihak PT. Sinar Mas, maupun pihak kepolisian terkait kronologi lengkap kejadiannya.

Jurnalis juga masih berupaya utk melakukan konfirmasi agar mendapatkan atau memperoleh informasi yg faktual dan berimbang.

Demikian hal ini dikutip dan diwartakan dari Pangkalpinang – Babel.

 

(Bona Tambunan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *