Kampar (Riau)-MitraTNI-POLRI.ID
Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan di wilayah Kabupaten Kampar. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan fasilitas desa seluas satu hektare di Desa Kota Bangun, Kecamatan Tapung Hilir, yang dipersiapkan untuk penanaman jagung pipil.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Kota Bangun Polsek Tapung Hilir, Aiptu Ferry Monika N., SH, bersama Direktur BUMDes Maju Bersama Desa Kota Bangun, Irwansyah, SAP, melakukan pengecekan kesiapan lahan pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.40 WIB.
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kondisi lahan telah memenuhi standar yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman jagung secara optimal. Lahan yang akan dimanfaatkan merupakan aset fasilitas desa yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Aiptu Ferry Monika mengatakan keterlibatan Polsek Tapung Hilir dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.
“Kehadiran kami dalam pengecekan lahan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat Desa Kota Bangun dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Lahan seluas satu hektare ini memiliki potensi yang sangat baik untuk menghasilkan panen jagung pipil yang maksimal apabila dikelola dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan lahan fasilitas desa tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat tentang pentingnya mengelola aset desa secara produktif dan berkelanjutan.
“Kami berharap program ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan lahan yang tersedia demi mendukung kemandirian pangan desa,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur BUMDes Maju Bersama Desa Kota Bangun, Irwansyah, menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sebelum penanaman dilaksanakan. Mulai dari pengolahan tanah, pengapuran untuk menstabilkan tingkat keasaman tanah, hingga penyiapan sistem irigasi guna menunjang pertumbuhan tanaman.
“Persiapan lahan sudah dilakukan secara maksimal. Dari hasil pengecekan, kondisi tanah sangat baik dan siap untuk segera ditanami jagung pipil. Kami optimistis program ini dapat menghasilkan panen yang memuaskan,” ungkap Irwansyah.
Dalam pengecekan tersebut, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi tanah, sistem drainase, saluran irigasi, hingga sarana pendukung lainnya. Hasilnya menunjukkan bahwa lahan berada dalam kondisi siap tanam dengan tingkat kesuburan yang baik dan bebas dari gulma yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman.
Irwansyah juga mengapresiasi dukungan yang diberikan pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas yang aktif mendampingi program ketahanan pangan di desa.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi penyemangat bagi kami. Ini membuktikan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.
Polsek Tapung Hilir berkomitmen untuk terus mendampingi pelaksanaan program tersebut mulai dari proses penanaman hingga masa panen. Selain itu, pemantauan secara berkala juga akan dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan produksi yang optimal.
Program pemanfaatan lahan fasilitas desa untuk budidaya jagung pipil ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kecamatan Tapung Hilir dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
Editor (Amri Pilko)
