Merangin (Jambi)-MitraTNI-POLRI.ID
Wartawan Merangin Bersatu, Tuntut Kapolres Merangin Terkait Dugaan Tangkapan Dua Alat Berat Excavator Diduga Hasil Tangkapan Menghilang.
Kapolres Merangin AKBP KIKI Firmansyah Efendi S.I.K,.M.H tidak menanggapi atas tuntutan Wartawan Merangin, terkait dugaan hasil investigasi tim polres Merangin tentang PETI di desa Pulau Rayo Bangko, Viral nya berita adanya informasi dari sumber terpercaya melaporkan, “bahwa diseberang sungai Desa Pulau Rayo ada dua Alat Berat Excavator Beraktivitas PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin).
Tim Operasional PETI polres Merangin terdiri dari Kanit Reskrim polres Merangin dan Kapolsek Bangko serta dua personil TNI kodim 0420/Sarko, lebih dan kurangnya 30 personil. dalam operasi tersebut tim operasi temukan peralatan tambang emas berupa Selang Dompeng, BOK Dompeng,(dimusnahkan). Selanjutnya tidak menemukan Excavator di TKP pertambangan.
Setelah itu,”tim operasi tersebut” menelusuri jejak Excavator yang diduga lari dari pertambangan, lalu ditemukan sekitar dua kilometer dari pertambangan,yang terletak di kebun warga, keterangan kasat Reskrim polres Merangin AKP Eka Putra Yuliesman Koto,S.H.M.H saat menjawab tuntutan PERS di Aula Polres Merangin.
Yang dituntut oleh wartawan Merangin atas dugaan tidak transparan dalam keterangan yang simpang siur,atas informasi yang dihimpun oleh wartawan Se Merangin, alat Berat Excavator milik inisial LH dan DD, dan alat tersebut tidak berada di lokasi temuan.
Ada dugaan, alat tersebut diduga di kembalikan kepada kepemilikannya(hilang tanpa jejak), tuntutan PERS kepada Kapolres Merangin AKBP KIKI Firmansyah Efendi, menjawab secara langsung beradaptasi dengan seluruh wartawan yang demonstrasi, namun kapolres Merangin KIKI Firmansyah tidak ada di hadapan PERS.
Untuk ditindaklanjuti sesuai Persedur hukum yang berlaku, kepada Polda Jambi agar dapat bertindak tegas terhadap Kapolres Merangin, dan minta diusut tuntas atas tuntutan Wartawan Merangin Bersatu.
Tim(TNI, POLRI.ID)
