Teluk Kuantan (Riau)-MitraTNI-POLRI.ID
Suasana khidmat dan penuh ketenangan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Teluk Kuantan pada Jumat (20/6/2026). Di balik tembok pembinaan, para warga binaan memanfaatkan momen Jumat yang penuh berkah untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui berbagai kegiatan keagamaan.
Kegiatan ibadah yang berlangsung dengan tertib tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk merenungi perjalanan hidup, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik. Meski menjalani masa pidana, semangat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual tetap terlihat dalam keseharian mereka.
Kepala Lapas Teluk Kuantan menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam membentuk karakter warga binaan. Dengan pembinaan spiritual yang berkelanjutan, diharapkan mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa hukuman.
“Melalui kegiatan keagamaan, kami berupaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk menemukan ketenangan batin, memperkuat keimanan, dan membangun optimisme dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.
Momen Jumat yang syahdu tersebut menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Di balik keterbatasan ruang, harapan dan doa terus dipanjatkan agar langkah kehidupan senantiasa mendapat petunjuk, kekuatan, serta keteguhan iman dalam menapaki jalan kebaikan.
Dengan suasana yang penuh kekhusyukan, Lapas Teluk Kuantan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan bermakna, sehingga warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga memperoleh bekal moral dan spiritual untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Editor (Amri Pilko)
