Jakarta Selatan (DKI Jakarta)-mitratni-polri.id
Film Adaptasi buku karya Habib Jafar yang best seller, film drama religi” Seni Merayu Tuhan” mengisahkan Hikmah, seorang pemuda yang hidupnya berubah 180 derajat setelah kepergian sang ibu.
Press screening dan press Conference film Seni Merayu Tuhan, distudio 2 XXI Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (4/8), yang akan segera tayang di bioskop Indonesia 13 Agustus 2026.
Melalui kesedihan dan mimpi, Hikmah mencari cara untuk merayu tuhan agar ibunya tenang di alam sana, sekaligus menentukan makna ikhlas dan keimanan.
Film Seni Merayu Tuhan menjadi debut penyutradaraan bagi Cesa David Luckmansyah, editor pemenang 3 piala Citra FFI. Producer Salman Aristo dan Sigit Pratama, produser eksekutif Gina S.Noer dan Orchida Ramadhania.
Penulis naskah Rino Sarjono, Gina S.Noer, Salman Aristo dibawah rumah produksi Wahana Kreator bersama PK Films, Emtek Media, Starvision, Magma Entertainment, dan Virtuelines Entertainment.
Film Seni Merayu Tuhan bertabur bintang seperti Ari Irham sebagai Hikmah, Lutesha sebagai Sophia, pacar Hikmah yang berbeda agama., Teuku Riyzki sebagai Hotib, sahabat masa kecil Hikmah., Rieke Diah Pitaloka sebagai Ibu Hikmah ., Arie kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, Alfie Alfiandy, Guzman Sige, Miing Bagito, Irgi fahrezi dan Husain Ja’far Al Haidar.
Producer Salman Aristo menyampaikan bahwa film ini berbicara tentang fase kedewasaan anak muda yang dikemas lewat dinamika keluarga, persahabatan, cinta, kehilangan, hingga pencarian makna hidup.
” Ini bukan cuman cerita tentang religius, tapi tentang perjalanan anak muda yang memahami hidup”, ucap Salman Aristo.
Sementara Cesa David Luckmansyah menyebut project ini sangat personal dan seperti panggilan untuk keluar dari zona nyaman.
Ikuti informasi terbaru film Seni Merayu Tuhan diakun resmi @wahanakreator., @filmsenimerayutuhan. (Ine)
